Permintaan Tinggi, Pengerajin Khas Batik Paser Harapkan Bantuan

Permintaan Tinggi, Pengerajin Khas Batik Paser Harapkan Bantuan
Caption : Rusnawati Spd. MSi. pemilik usaha batik khas Paser

PASER - Selama ini batik identik dikaitkan dengan seni karaya Jawa dan Bali. Tapi siapa sangka di Kabupaten Paser juga ada industri batik yang memamerkan corak dari khas nilai seninya tersendiri, dalam hal ini menonjolkan motif batik dengan pilosofi budaya Paser.

Rusnawati Spd. MSi (45 thn) selaku pemilik usaha batik khas Paser menjelaskan. Dalam satu tahun ini, dimasa-masa pandemi Copid 19, ia tetap berusaha bagaimana caranya agar batik khas Paser dapat terus bertahan dan berkembang, karna dia menilai perindustrian batik khas Paser belum ada yang mengerjakannya. Khususnya untuk pengerajin di wilayah Tanah Grogot.

Rusnawati saat dijumpai awak media indonesiasatu.co.id di ruang usahanya yang terletak di jalan Provinsi Km.5 Desa Tepian Batang, Kec.Tanah  Grogot. Kab.Paser, Kalimantan Timur. Tepatnya di samping Lapas Kelas  2 Tanah Grogot, pada Kamis (09/09/2021) menerangkan.

"Sebenarnya usaha batik ini diawal berdirinya, ia jalankan bersama teman-temannya pada tahun 2020 dengan sebutan kelompok pengerajin batik Buen Were". Paparnya.

Karena keterbatasan modal dari teman-teman yang lain, ia terpaksa melanjutkan usaha batik khas Paser itu secara kelompok namun dengan menggunakan modal pribadi.

Untuk saat ini kami memiliki 7 orang karyawan yang terdiri dari 4 laki-laki dan 3 perempuan, namun dengan adanya banyak pesanan oleh-oleh khas Kabupaten Paser, dibalik SDM kita yang ada, Rusanawati juga merasa, perusahaannya kesulitan untuk membuat batik printing, dikarnakan terkendala oleh peralatan dan tempat usaha yang dirasanya belum memadai untuk sarana media kerja membatik sekala besar.

"Iya, untuk sementara kami masih numpang dalam membuat batik printing, karna selain kita tidak punya mesin printing, jadi kami hanya kerja sama dengan pengrajin batik di Jogjakarta untuk membuat batik printing dengan mengirimkan motifnya aja, selain itu kita juga masih terkendala pada tempat usaha yang saat ini bisa terbilang kurang memadai dan sempit" terangnya

Karnaya ia berharap, pihak Pemerintah Kabupaten Paser atau instansi yang berkaitan dengan perindustrian, bisa membantu dalam mengadakan alat printing yang sangat diharapkan dalam meningkatkan produksi dan  memenuhi  permintaan yang semakin tinggi. Katanya berharap *(Bp)*

F.M. Ali Paser

F.M. Ali Paser

Previous Article

Penyelesaian Sengketa Lahan Antara Perusahaan...

Next Article

Ridhawati Kecewa, Pasien Sakit Disuruh Pulang

Related Posts

Peringkat

Profle

Achmad Sarjono verified

Syafruddin Adi

Syafruddin Adi

Postingan Bulan ini: 203

Postingan Tahun ini: 203

Registered: Apr 8, 2021

Afrizal

Afrizal verified

Postingan Bulan ini: 179

Postingan Tahun ini: 179

Registered: May 25, 2021

Muh. Ahkam Jayadi

Muh. Ahkam Jayadi verified

Postingan Bulan ini: 133

Postingan Tahun ini: 133

Registered: Aug 19, 2021

Nanang suryana saputra

Nanang suryana saputra

Postingan Bulan ini: 118

Postingan Tahun ini: 118

Registered: Jul 10, 2020

Profle

soniyoner

Empat Rumah Warga Kampung Lubuk Begalung kecamatan Lengayang Dipagar Kawat Berduri Oleh warganya sendiri.
Lempar Petugas Patroli Saat Malam Pergantian Tahun, Dua Pemuda di Nagekeo Diamankan
Baru Seminggu Menjabat, Kapolres Tanah Datar Ringkus 6 Pelaku Penyalahgunaan Narkoba
Sehari Usai Dilantik, Kades Pappalluang Ditahan di Polres Jeneponto, Begini Kasusnya

Follow Us

Recommended Posts

Mendes PDTT: Kestabilan Harga Pangan Percepat Pencapaian Tujuan Pembangunan Sustainable Development Goals (SDGs)
4 Keuntungan Menggunakan Sistem dan Aplikasi ERP untuk Perusahaan
Menkominfo Adopsi Teknologi Dorong Tingkatkan Keterampilan Digital
Ditjen IKP dan Biro Humas Kementerian Kominfo Gelar Bimtek Penulisan Siaran Pers
Ombudsman Kaltim Ikut Berduka Atas Tragedi Maut Di Perempatan Muara Rapak